Komunitas TDA akan Cetak 10 Ribu Wirausaha Muda

Komunitas Tangan Di Atas (TDA), wadah tempat berkumpulnya pengusaha muda, menargetkan akan mencetak 10 ribu wirausaha muda sampai dengan tahun 2018.

Saat ini anggota kami berjumlah 20.000 pengusaha kecil dan menengah yang tersebar di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan kelak mereka tumbuh jadi pengusaha besar, kata Presiden TDA Muhamad Rosihan di Jakarta, Senin.

Target tersebut tercantum dalam misi yang diemban komunitas yang dibangun sejak 22 Januari 2006 ini, selain menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan, menciptakan sinergi di antara sesama anggota dengan pihak lain berlandaskan prinsip kepercayaan tinggi.

Untuk membangkitkan perekonomian dan melepaskan ketergantungan Indonesia dari bangsa lain, perlu dicetak wirausaha yang banyak. Namun, mereka perlu dibarengi dengan karakter yang sehat, sesuai dengan budaya dan kearifan masyarakat Indonesia, melalui konsep characterpreneurship, papar Rosihan.

Ia menyatakan, saat ini banyak anak-anak muda, bahkan para sarjana memilih jalur wirausaha. Tapi, biasanya anak muda inginnya cepat. Padahal, kalau ingin jadi pengusaha yang benar, harus punya etika bisnis, ada keberpihakan pada produk dalam negeri, kata Rosihan.

Untuk mencapai misi TDA, kata Rosihan, pihaknya terus melakukan pembinaan, kegiatan pameran, worshop, talkshow, dan juga menjalin kerja sama dengan instansi terkait, seperti Bank BNI.

Seperti yang kami lakukan belum lama ini, menyelenggarakan Pesta Wirausaha TDA 2012. Selain pameran ini yang diikuti oleh 160 stand dan dihadiri 1.500 orang, ujar dia.

Komunitas TDA juga menghadirkan para pembicara yang mampu memberikan inspirasi bagi para pengusaha muda.

Hadir pada kegiatan itu, pengusaha sukses Chairul Tanjung yang mengatakan bahwa dia bangga melihat banyaknya anak muda yang mulai tertarik terjun sebagai pengusaha. Saya ingat, 30 tahun lalu saya ada di posisi seperti anak-anak muda ini, ujarnya.

Namun, kata Chairul, pada masa itu, tidak ada komunitas pengusaha sehingga segala sesuatunya dilakukan sendiri. Apalagi, katanya, situasi perekonomian Indonesia juga lebih baik.

Kalau pengusaha muda sekarang lebih beruntung, ada wadah komunitas sehingga bisa mempercepat langkah mereka untuk jadi pengusaha sukses. Kalau saya butuh 30 tahun untuk sukses, saya yakin mereka butuh waktu lebih cepat, kata Chairul.

Namun, lanjut dia, tantangan pengusaha saat ini adalah tingkat persaingan yang demikian tinggi. Dengan demikian, pengusaha dituntut untuk lebih kreatif dan menambah wawasan seluas mungkin.

Sementara itu, Vice President Funding and Services BNI Donny Bima mengatakan bahwa pihaknya mendukung hal yang dilakukan TDA.

Ada banyak banyak potensi wirausaha yang bisa dikembangkan. Kami akan memudahkan pengusaha muda untuk mendapatkan akses dana perbankan. Kami siap membantu bahkan memberi pendampingan, katanya. (gor/ant)

 

sumber : http://www.investor.co.id/home/komunitas-tda-akan-cetak-10-ribu-wirausaha-muda/29021#.T_vjc5xJl0s.twitter