Ngopi (Ngobrol Properti) dan Bukber (Buka Bersama) Klub Properti TDA Depok

Kegiatan ngopi (ngobrol properti) merupakan kegiatan rutin tiga bulanan di Klub Properti TDA Depok dengan format kegiatan forum grup diskusi.  Kebetulan kali ini jatuh pada bulan Ramadhan sehingga pelaksanaannya digabungkan dengan buka bersama dengan para anggota klub properti. Bertempat di Ranah Kopi yang terletak di jalan Margonda Raya, Jum’at (19/07/13) lalu Ngopi digelar dengan mengundang Kepala Cabang Depok BNI Syariah dan Sekertaris DPD Apersi Jakarta sebagai pembicara.

Dengan dikawal langsung oleh Ketua TDA Depok, Herri Setiawan, Ngopi dibuka oleh Ketua Klub Properti Depok, Achmad Yani Hasyim yang akrab dipanggil Yayan Radiva. Peserta yang hadir lebih dari 20 orang baik yang memang telah lama berkecimpung di dunia properti maupun yang baru memulai. Terlepas dari anggota klub properti TDA Depok, anggota TDA wilayah lain maupun masyarakat umum boleh mengikuti kegiatan Ngopi kali ini. Dengan interior Ranah Kopi yang apik dan antik menambah hangat dan akrabnya saling sapa diantara para peserta Ngopi.

Diawali “sharing” oleh Muhammad Samson selaku Kepala Cabang Depok BNI syariah yang memang khusus menyediakan waktunya untuk hadir disela jadwalnya yang padat. Menyangkut pembiayaan syariah baik komersial maupun konsumer, dalam hal ini  kebutuhan dana pengembang maupun pemohon KPR (kredit pemilikan rumah) menjadi bahasan yang cukup hangat diskusi di sore itu. Diselingi humor yang khas, Sang Kepala Cabang yang dikawal lengkap oleh kedua wakil kepala cabangnya ini mencoba menjawab pertanyaan dalam berbagai hal dengan runut dan pemaparan yang gamblang dan jenaka.

“Kami selalu ingin menjadi partner dari perkembangan properti Depok, terutama dengan para pelaku properti di TDA Depok karena saya juga berkeinginan menjadi developer seperti sodara-sodara lho ” jelas Samson dengan mimik gurau. Dengan perkembangan properti yang terus meningkat, Samson menegaskan bahwa modal utama untuk terjun sebagai pengembang sudah bukan lagi masalah dana tapi masalah pemahaman pasar, analisa lahan serta mental. “Urusan dana untuk konstruksi ataupun KPR indent serahkan pada kami” tambahnya meyakinkan.

Tak terasa Adzan Magrib berkumandang untuk sejenak menghentikan diskusi properti yang telah satu jam setengah berlangsung.  Lepas buka bersama serta melaksanakan Sholat Magrib, peserta kembali mengikuti agenda acara Ngopi dengan paparan Program Kerja Klub Properti TDA Depok oleh Yayan Radiva sang ketua. Usai tanya jawab tentang program kerja Klub Properti TDA Depok, acara dilanjutkan dengan obrolan santai dan bebas seputar masalah yang dihadapi maupun tips dan trik dengan masih dipandu oleh Ketua Klub.

Disela diskusi bebas Yayan Radiva menegaskan konsistensi klub properti untuk tetap berbagi ilmu properti dalam berbagai hal, baik permodalan, perijinan, legalitas maupun urusan “hunting” lahan hingga Join Ventura. “Pada program kerja tahun ini, Klub Properti TDA Depok akan lebih intensif melaksanakan FGD, Workshop maupun sowan ke proyek teman-teman anggota Klub baik yang di wilayah jabodetabek maupun diluar kota. Pantau terus infonya di milis TDA baik pusat maupun wilayah Depok” paparnya sebelum menutup acara Ngopi kali ini. Pun dengan permohonan maaf karena pembicara dari Sekertaris DPD Apersi jakarta berhalangan hadir.

 

Redaksi (/bowo)