Sharing CYP: Dimana Tingkatan Wirausahamu ?

[ad_1]

2 minggu lalu saya mendapatkan undangan acara FGD kewirausahaan yang diadakan oleh salah satu partai di Gedung DPR / MPR.Seru banyak sekali pencerahan yang diberikan baik dari anggota Dewan, Pemerintah yang diwakili Bapenas dan Kemenkop, Akademisi yang diwakili Prof Renald, praktisi dan penggiat wirausaha dari berbagai macam komunitas wirausaha di Indonesia.

Ada satu pemaparan dari Kemenkop tentang wirausaha dan kewirausahaan yang mau saya bagikan sekarang, yaitu dimana “Tingkatan Wirausaha” kita ? Menarik untuk disimak karena kadang kita terlena dengan keadaan yang sebetulnya itu bukanlah tingkatan kita, tapi kita merasa seolah olah itu adalah tingkatan usaha kita.

Pertama – Pre Start-Up

Tingkatan dimana kita mau memulai usaha atau bahkan masih bermimpi mau berusaha. Biasanya pada tingkatan ini kita masih mau jual apa saja. Apa yang bisa jadi uang kita jual, apa yang sedang trend kita ikuti. Istilah kerennya PALUGADA.

Kedua – Start-Up

Tingkatan dimana kita sudah memulai usaha dan mencoba membuka bisnis baru. Istilah “Start-Up” sering digunakan oleh pebisnis untuk menandakan dia baru terjun kedunia usaha. Dimana usaha dan gagasan bisnisnya masih belum teruji handal dan diterima pasar. Tapi kadang para pelaku Start-Up punya motivasi yang tinggi dan bahkan sering Over Optimis. Keyakinan yang berlebihan di dunia usaha, padahal belum teruji sama sekali.

Ketiga – Survival

Survival ini adalah tingkatan dimana usaha sudah mulai menginjak 3 – 5 tahun. Pengusaha pada tingkatan ini sering mengalami penjualan yang naik turun dengan cepat. Segmentasi pasar pada tingkatan ini juga cenderung belum stabil dan belum terarah dengan jelas. Survival lebih mementingkan bertahan hidup dan belum memikirkan bagaimana masa depan usahanya tersebut.

Keempat – Growth

Pada masa sekarang ini banyak pengusaha Indonesia yang mendapatkan tingkatan ini dalam waktu yang sangat singkat. Tapi biasanya tingkatan Growth baru bisa dicapai setelah usahanya berumur lebih dari 5 tahun. Penjualannya meningkat tajam dengan cepat. Sering sekali tidak dapat memenuhi permintaan pasar karena keterbatasan modal dan manajemen yang kurang mendukung. Pelaku usaha pada tingkatan ini biasanya sudah mulai memikirkan investasi pada jenis usaha lain dan sedikit demi sedikit meninggalkan usaha pertamanya.

Kelima – Matang

Tingkatan tertinggi pada dunia usaha, dimana umur usaha biasanya sudah lebih dari 15 atau bahkan 25 tahun. Pengusaha pada tingkatan ini sering sekali dijadikan idola oleh para pengusaha pemula (Start-Up) dan menjadi primadona untuk acara-acara pamungkas seminar ataupun motivasi bisnis. Pengusaha pada tingkatan ini sudah berkembang sesuai dengan perencanaan yang matang dan sudah memiliki strategi yang terarah. Sistem manajemen dan pengembangan pasarnya sudah berjalan baik.

Nah, dari kelima tingkatan wirausaha diatas dimana posisi usaha kita ? Evaluasi sendiri, jangan bohongi diri sendiri dan temukan tingkatanmu.

Semoga kita semua bisa naik kelas ketingkatan yang lebih tinggi dari tingkatan kita sekarang.

Salam,
-cyp-
@chandraypermadi

[ad_2]

Source link